Listening Music These Days

Music streaming saves me from downloading illegal content.

Iya, iPod Classic saya penuh dengan album-album yang saya download secara ilegal. Crazy, right? I mean, i was addicted to download music.

Tetapi belakangan, iPod Classic saya sudah tidak se-update dahulu. Mungkin terakhir saya update 1 tahun yang lalu. Berkat banyaknya musik streaming jaman sekarang, waktu untuk mengeksplorasi musik pun berkurang. Sedikit berkurang sih.

Dulu, ketika pertama kali kenal last.fm mungkin sekitar tahun 2005, saya getol mengumpulkan musik yang mempunyai ‘similarities’ dengan apa yang saya dengar. Dengan last.fm, pilihan musik saya menjadi tidak terbatas. What a year that time. Last.fm lah yang membuat saya mengenal Mae, The Shins dan Death Cab For Cutie. Music is everything lah waktu itu. Download lah semua musik.

[[MORE]]

Sekarang, musik untuk saya hanya pendamping dalam bekerja, teman dalam kereta komuter dan membersihkan kamar. Rasa menggebu-gebu untuk download musik pun hilang.

But i am still in love with music. Srsly, i do. That’s why I am writing this.

Meskipun belum 'sembuh’ sepenuhnya, saya sudah benar-benar jarang mengumpulkan musik. Saya mendengarkan musik saat ini, gratis. Yah, waktu itu sempat subscribe Deezer Premium+ tetapi saya masih mencari yang gratis dan legal! Jadi mari, kita mendengarkan musik dengan gaya yang berbeda! Saya kasih tau apps yang oke untuk mendengarkan musik ya.

Rdio - Unlimited Trial 2 minggu, 6 months free on Desktop. Ngga bisa akses dari Indonesia? Tenang ada add-on hola unblocker. Gratis. Apps/Software : Mac, iPhone, Android, Windows Phone.

iTunes Radio. Free dengan akun iTunes US. Buka iTunes dan dengarkan Radio, Simple as that. cough *Cara merubah akun iTunes* cough

Trus, kalau maunya ga streaming gimana? Offline gitu? Kan layanan data mahal. Kalau mau mendengarkan dari handphone bagaimana?

Ya, pilih senyamannya saja. Cuma karena saya concern dengan download musik ilegal jadi ya alternatifnya banyak. Hanya untuk merubah habit saja.